1. HOME
  2. »
  3. Unique
Tema kolonialisme dalam koleksi Wearing Klamby di JFW 2020

Brand WearingKlamby untuk pertama kalinya akan menggelar debut fashion show di JFW 2020.

 

Syifa Fauziah, 28 Oktober 2019 23:50

Brilio.net - Pagelaran Jakarta Fashion Week (JFW) selalu tampil meriah dengan hadirnya berbagai desainer dan brand lokal senior maupun baru. Di tahun 2019 ini, brand WearingKlamby untuk pertama kalinya akan menggelar debut fashion show dengan tema Colonial Series yang menampilkan Indonesia di jaman kolonialisme.

Wearing Klamby sendiri merupakan sebuah brand lokal yang merupakan perwujudan cinta negeri dalam bentuk ready to wear. Duo di baliknya yaitu Nadine Gaus dan Mohammad Ridho Jufri adalah pasangan muda yang ingin membuat lebih banyak orang mencintai Indonesia melalui pakaian yang dikenakan sehari-hari.

Brand yang dimulai tahun 2013 ini selalu menyajikan koleksi ready to wear bertema Nusantara baik dalam bentuk print, filosofi maupun visual foto dan video. "Melalui WearingKlamby, kami ingin semua orang selalu mengingat Indonesia. Bahwa negara ini begitu patut dicintai dengan segala kelebihan dan kekurangannya" jelas Nadine yang berusia 26 tahun ini.

Wearing Klamby untuk pertama kalinya menggelar debut fashion show di JFW 2020 dengan mengangkat tema Colonial Series yang menampilkan Indonesia di zaman kolonialisme. Dalam fashion show yang digelar di Senayan City, Jakarta Pusat, Wearing Klamby mengajak penonton berkunjung ke masa lalu untuk menapak tilas kembali kejayaan dan sejarah Indonesia.

Pada koleksinya kali ini, Wearing Klamby menghadiekan 52 look yang memiliki cerita tentang zaman kolonial. Dibagi dalam empat segmen yakni Rempah, Kepulauan dengan ciri khas rempahnya, Kerajaan dan Pahlawan.

Founder Wearing Klamby, Nadine Gaus mengatakan alasannya mengangkat tema ini adalah agar para masyarakat Indonesia dan juga fashion people memahami darimana Indonesia berasal.

"Kami mengangkat cerita bahwa Indonesia adalah negeri yang begitu berkilau di masa lampau. Berlimpahnya beragam rempah-rempah yang tersebar dari Sabang hingga Merauke, membuat siapapun tergoda untuk memetiknya," ungkap Nadine.

Nadine menambahkan bahwa kerajaan-kerajaan yang dulu berjaya pun kemudian terkalahkan dengan sistem yang dibuat penjajah. Namun, Indonesia berjuang & bangkit untuk memerdekakan bangsanya dengan perjuangan para pahlawan.

"Kemerdekaan ini harus selalu kita rayakan dengan berusaha memberikan terbaik untuk negara kita. Menjadi The Next Heroes yang mampu membuat Indonesia menjadi lebih baik lagi," tambah Nadine.

Ini merupakan debut show ini tampil lebih spesial, Wearing Klamby juga berkolaborasi dengan brand aksesoris Leciel Studio dan brand sepatu VAIA di show ini. Pada pagelaran kali ini, Nadine juga menggandeng tiga muse modest fashion influencer lokal yang selama ini telah berkembang bersama Klamby yaitu Hamidah Rachmayanti, Mega Iskanti dan Dwi Handa. Salah satu ikon wanita Indonesia yaitu Maudy Koesnaedi juga tampil sebagai muse Wearing Klamby.

Related News

(brl/lea)
Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

Share This Article
  • Copied

To:

Cc:

Subject:

Tema kolonialisme dalam koleksi Wearing Klamby di JFW 2020.
Brand WearingKlamby untuk pertama kalinya akan menggelar debut fashion show di JFW 2020.
https://brilistyle.brilio.net/unique/tema-kolonialisme-dalam-koleksi-wearing-klamby-di-jfw-2020-1910285.html
SEND


Loading...

What Do You Think

Up Next: Tips mengatasi kulit kering saat cuaca panas terik

Next
TOP