Brilio.net - Produk kecantikan dan kesehatan kulit telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat Indonesia, khususnya kaum hawa. Tapi apakah selama ini kamu sudah memilh produk tersebut secara teliti? Maklum, makin beragamnya pilihan produk seringkali membuat kamu bingung.

Namun yang jelas dalam memilih produk kecantikan dan kesehatan kulit tak bisa asal pilih. Selain harus disesuaikan dengan kecocokan jenis kulit penggunanya, kamu juga mesti memerhatikan kandungan di dalamnya. Karena tidak sedikit produk kosmetik dan kesehatan kulit yang justru mengandung bahan berbahaya, bukan hanya pada kulit, tapi juga lingkungan sekitar.

Hal inilah yang menjadi fokus diskusi bertajuk C Channel Class: Be An Expert for Your Skin, hasil kolaborasi antara Sekretariat Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL), Yayasan Madani Berkelanjutan dan C Channel Indonesia belum lama ini.

produk kecantikan dan kesehatan kulit © 2020 brilio.net

Loading...

Dalam diskusi yang dihadiri beberapa pembicara ahli seperti Danang Wisnu, Skincare Enthusiast, Ratna Kirana, Beauty Blogger, Ratu Ommaya, PR & Community Manager The Body Shop Indonesia, dan Devina Wijaya, Chief Marketing Officer N’ Pure Official ini bertujuan untuk mengedukasi peserta terkait komoditas ramah lingkungan dan ramah sosial dalam produk kecantikan.

Diskusi ini juga diikuti perwakilan mitra pembangunan yang secara konsisten ikut mendorong praktik ramah lingkungan ramah sosial di Indonesia yang berbagi perspektif. Mereka di antaranya Tiur Rumondang, Country Director RSPO Indonesia, Chandra Panjiwibowo,  Director Asia Pacific Rainforest Alliance, Dippos Naloanro Simanjuntak, Chairman Sustainable Spices Initiative Indonesia, dan Ibrahim Gulagnar, Deputi Sekretaris Jenderal Serikat Petani Kelapa Sawit.

Hasil diskusi ini pun memunculkan beberapa fakta yang memberikan pemahaman dan khazanah dalam memilih produk kecantikan dan kesehatan kulit. Berikut beberapa poin penting yang muncul dari diskusi ini.

1. Selain cocok untuk kulit, aman nggak buat lingkungan?

produk kecantikan dan kesehatan kulit © 2020 brilio.net
joahbox.com

Selain memperhatikan kecocokan kandungan bahan yang ada dalam produk terhadap kulit, pengguna juga perlu memilih produk dengan kandungan yang berbahan dasar alami dan tersertifikasi lestari, serta diproses dengan metode yang berkelanjutan. Hal tersebut menjadi penting untuk diperhatikan, mengingat pengguna produk kecantikan masih belum secara penuh menyadari bahwa pilihan produk yang mereka gunakan punya dampak dengan kondisi lingkungan sekitar.

2. Tren produk ramah lingkungan yang makin digemari

produk kecantikan dan kesehatan kulit © 2020 brilio.net
kosmeticaworld.com

Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki banyak potensi akan keberagaman komoditas dan sumber daya alam, memiliki peluang besar untuk menjadi pemain besar di sektor industri kecantikan dan kesehatan. Disamping itu, di tanah air sendiri geliat praktik ramah lingkungan dan ramah sosial dalam pembudidayaan komoditas sudah semakin dikedepankan. Produksi tidak hanya menitikberatkan pada kuantitas, tetapi juga kualitas dan aspek lingkungan serta sosial.

3. Satu produk bisa melibatkan banyak hal

produk kecantikan dan kesehatan kulit © 2020 brilio.net
thegreenchemist.com

Poin penting lainnya dari diskusi ini, pengguna hendaknya mengingat bahwa dalam menghasilkan suatu produk kecantikan, banyak hal yang dilibatkan, seperti lahan hutan, petani, serta masyarakat sekitar lahan.

Karena itu memilih produk dengan kandungan komoditas ramah sosial dan ramah lingkungan dapat menjadi suatu bentuk tanggung jawab masyarakat pengguna terhadap alam dan lingkungan, sehingga produk kecantikan tidak hanya mempercantik kulit, namun juga dapat membantu keberlanjutan alam dan sosial.

Related News