Brilio.net - Apakah kamu pernah merasa ada bentuk wajah tidak simetris ketika sedang bercermin atau melihat foto? Mungkin kamu merasa mata tidak simetris, pipi besar sebelah, atau rahang tidak sejajar sehingga membuat bertanya-tanya.

Wajah simetris atau seimbang merupakan salah satu penunjang penampilan baik fisik maupun emosional. Archives of Craniofacial Surgery menjelaskan wajah simetris merupakan komponen penting dalam daya tarik dan penampilan.

Sebetulnya, hampir setiap orang memiliki ketidaksimetrisan di wajahnya. Artinya, di antara sisi kanan dan kiri wajah bisa terlihat adanya perbedaan. Akan tetapi, perbedaan tersebut umumnya tidak terlalu kentara sehingga terlihat relatif sama. Namun, bentuk muka tidak simetris dapat terlihat jelas pada sejumlah kasus sehingga berpotensi mengganggu kepercayaan diri pemiliknya.

Ada kalanya, seseorang punya letak telinga kanan yang lebih tinggi daripada yang kiri, bentuk hidung tampak lebih tajam hanya di satu sisi. Kondisi ini membuat struktur rahang kanan dan kiri yang berbeda. Jika kamu memiliki salah satu ciri ini, berarti wajahmu tidak simetris. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, mulai dari yang ringan sampai tergolong serius. Genetik merupakan salah satu hal yang memengaruhi wajah menjadi tidak simetris.

Anggota keluarga yang punya wajah tidak simetris bisa menurunkan bentuk wajah ini pada anggota keluarga lainnya. Selain itu, kebiasaan merokok juga bisa menjadi penyebab wajah tidak simetris. Sebuah penelitian pada 2014 terbitan Plastic Reconstructive Surgery Journal menjelaskan, zat kimia yang ada di dalam rokok bisa menjadi faktor penyebab wajah asimetris. Hal ini disebabkan kebiasaan merokok mengubah struktur rahang bagi perokok aktif. Faktor lain seperti perubahan pada struktur gigi, usia, cedera hingga penyakit saraf juga dapat menyebabkan wajah jadi tidak simetris.

Apabila kondisi wajah yang asimetris murni karena faktor keturunan atau hal lainnya yang tidak membahayakan kesehatan, tidak perlu melakukan perawatan untuk memperbaikinya. Bahkan terkadang, struktur wajah yang asimetris ini dianggap unik dan memiliki daya tarik tersendiri. Tapi bagi kamu yang mengalaminya tak perlu khawatir, karena derajat simetris yang bergeser sedikit dianggap normal.

Lantas, bagaimana cara mengatasi hal tersebut? Berikut enam cara mengatasi wajah tidak simetris yang telah brilio.net rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (19/3).

1. Mengedipkan salah satu mata.

Cara mengatasi wajah tidak simetris freepik.com

foto: freepik.com

Mengedipkan salah satu mata merupakan latihan yang dapat menyelaraskan jaringan mata bagian bawah dan pipi bagian atas. Caranya yaitu dengan mengedipkan sebelah mata sebanyak 50 kali. Tahan setiap kedipan selama satu detik. Kemudian, dorong jari ke arah dalam pelipis. Tarik sedikit kulit ke belakang dan tutup mata rapat-rapat saat jari-jari masih pada posisinya. Lakukan minimal 15-20 kali dalam sehari untuk hasil yang maksimal.

2. Peregangan wajah.

Cara mengatasi wajah tidak simetris freepik.com

foto: freepik.com

Peregangan wajah merupakan salah satu latihan yang bisa membuat wajah simetris. Cara yang dilakukan pun cukup mudah yaitu dengan menarik wajah sambil melihat ke atas dan tarik tisu di bawah bibir atas untuk menutupi bibir bawah. Tersenyumlah lebar dengan wajah masih dalam posisi memanjang. Selain menyelaraskan otot-otot wajah agar wajah simetris, latihan ini juga bisa membantu kulit menjadi lebih sehat.

3. Mengencangkan pipi.

Cara mengatasi wajah tidak simetris freepik.com

foto: freepik.com

Wajah asimetris dapat membuat satu sisi pipi lebih kecil dari yang lain sehingga akan membuat kamu tidak percaya diri. Untuk mengembalikan derajat simetris wajah, kamu dapat melakukan latihan mengencangkan pipi. Cara cukup mudah yaitu hanya dengan menekan pipi atas dengan tiga jari dari masing-masing tangan. Gunakan jari untuk mendorong otot ke arah rahang sambil tersenyum. Cobalah untuk menahan tekanan dari jari dengan menggunakan senyuman untuk memanipulasi jaringan pipi.

4. Latihan yoga wajah.

Cara mengatasi wajah tidak simetris freepik.com

foto: freepik.com

Gerakan yoga wajah tidak hanya meningkatkan sirkulasi, tetapi juga melatih otot-otot yang membantu mengencangkan kulit. Kamu bisa melakukan beberapa gerakan yoga wajah. Salah satunya yaitu dengan menggembungkan pipi, caranya dengan mendorong udara ke dalam mulut dan gerakkan udara dari satu sisi ke sisi lainnya empat kali. Ulangi hingga lima hingga sepuluh kali sehari untuk membantu mengangkat pipi.

Cara yang kedua adalah dengan membelalakkan mata, yaitu hanya dengan mengangkat alis dan julurkan lidah. Tahan hingga 60 detik dan ulangi hingga sepuluh kali. Ini membantu leher dan pipi.

Yang ketiga adalah dengan mengencangkan mulut membentuk huruf O, caranya dengan tersenyum dan julingkan mata, tanpa membiarkan mulut bergerak. Ulangi 10 kali untuk membantu mengencangkan kulit secara keseluruhan.

Cara yoga wajah yang terakhir adalah dengan genggam tangan di wajah kemudian tersenyum lebar. Pastikan tangan mencegah mulut untuk benar-benar tersenyum. Idenya adalah agar otot-otot wajah bekerja melawan tangan. Ulangi 10 kali untuk membantu mengencangkan otot-otot wajah.

5. Thread lift atau tarik benang.

Cara mengatasi wajah tidak simetris freepik.com

foto: freepik.com

Thread lift atau tarik benang merupakan prosedur non bedah di mana dokter memasukkan jarum tipis untuk menyisipkan benang jahit polypropylene bergerigi. Dokter akan memasukkan benang jahit melalui lapisan lemak di bawah kulit. Kemudian benang akan ditarik untuk mengencangkan bagian wajah yang kendur.

Ada banyak manfaat dari prosedur ini, antara lain menyempurnakan bentuk wajah agar lebih tirus, mengoreksi kontur area tulang pipi, dan menambah volume pada area pipi.

Selain itu, tarik benang sering dilakukan untuk mengatasi tanda-tanda penuaan dini. Melakukan tarik benang akan membuat kamu jadi tampak lebih muda, kulit kencang dan simetris.

6. Filler wajah.

Cara mengatasi wajah tidak simetris freepik.com

foto: freepik.com

Filler wajah adalah prosedur kecantikan yang dilakukan dengan cara menyuntikkan cairan khusus ke beberapa bagian wajah agar tampak lebih bervolume. Meski perawatan yang satu ini tidak dapat bertahan selamanya, tapi setidaknya bisa membantu memperbaiki kondisi wajah yang asimetris untuk sementara waktu. Kamu harus melakukan prosedur ini oleh dokter yang ahli dalam bidangnya agar lebih aman dan tepat.

(brl/tin)

Related News

(brl/tin)