Brilio.net - Rambut yang indah adalah impian bagi kebanyakan orang. Apalagi bagi sebagian orang rambut adalah salah satu bagian tubuh yang memengaruhi penampilan. Karenanya, banyak yang melakukan styling rambut untuk menunjang penampilannya. Dari yang melakukannya di salon atau klinik kecantikan, hingga melakukannya sendiri di rumah. Salah satu styling rambut yang kerap dilakukan adalah mewarnai rambut.

Seperti diketahui, rambut masyarakat Indonesia mayoritas berwarna hitam atau gelap. Hal itu karena rambut memiliki pigmen warna yang disebut melanin. Setiap helai rambut terdiri dari dua bagian, yaitu folikel rambut dan batang rambut. Folikel rambut berada di akar rambut dan menempel pada setiap rambut di kulit kepala, sedangkan batang rambut menonjol keluar dari folikel. Dikutip dari Healthline, setiap helai rambut manusia terdiri dari folikel yang melapisi sel kulit. Folikel merupakan tempat terkandung pigmen atau zat pewarna tubuh.

Nah, mewarnai rambut akan menghilangkan atau menambah warna baru pada batang rambut. Karena itu, dalam mewarnai rambut biasanya orang-orang akan melakukan bleaching terlebih dahulu agar warna yang akan digunakan lebih meresap dan tahan lama. Bleaching rambut adalah teknik pewarnaan rambut kimiawi yang menghilangkan warna asli dari rambut.

Bleaching rambut diawali dengan proses membuka kutikula rambut menggunakan zat alkali. Kemudian, rambut akan menyerap hidrogen peroksida untuk menghilangkan pigmen melanin di rambut. Sehingga, warna rambut bisa menjadi kuning atau kemerahan tergantung pada warna alami rambut dan kemudian menjadi pirang agak platinum.

Maka secara sederhananya, bleaching rambut adalah proses 'melunturkan' warna asli rambut, sehingga menjadi lebih terang dan mudah masuk dengan berbagai warna cat rambut. Saat ini juga sudah banyak produk bleaching yang aman dan mengandung pelembap, seperti bleaching powder. Sehingga, mengurangi kerusakan rambut yang mungkin terjadi. Berikut 11 rekomendasi bleaching rambut yang aman seperti yang telah brilio.net rangkum dari berbagai sumber, Selasa (21/6):

 

(brl/pep)

Related News